Catatan Kehidupan

Archive for the ‘Renungan’ Category

Judul diatas Saya peroleh pada buku karangan Spencer Johnson, MD yang Saya baca kira-kira 5 tahun lalu.
Banyak pelajaran yang dapat kita petik dari buku tersebut dan berikut adalah kesimpulan yang Saya dapatkan.

Pertama Saya akam memperkenalkan 4 tokoh utama dari Buku tersebut, tokoh ini digambarkan dengan binatang pengerat yaitu tikus. Tokoh-tokoh tersebut adalah:
1. Sniff ( Endus), yang mampu mencium adanya perubahan dengan cepat
2. Scurry (Lacak), yang segera bergegas mengambil tindakan
3. Hem (Kaku), yang menolakserta mengingkari adanya perubahan karena takut perubahan akan mendatangkan sesuatu yang buruk
4. Haw (Aman), yang baru mencoba beradaptasi jika ia melihat perubahan mendatangkan sesuatu yang lebih baik

Dan berikut adalah point-point kesimpulan dari Buku Who move my cheese karangan Spencer Johnson, MD

* Memiliki cheese membuat Anda bahagia
* Semakin penting arti cheese bagi Anda, semakin ingin Anda mempertahankannya
* Jika Anda tidak berubah, Anda akan punah
* Apa yang akan Anda lakukan jika Anda tidak takut?
* Ciumlah cheese sesering mungkin sehingga Anda tahu saat ia mulai membusuk
* Gerakan ke arah baru, membantu Anda menemukan cheese baru
* Saat Anda meninggalkan rasa takut dibelakang, Anda akan merasa bebas
* Membayangkan Diriku sendiri sedang menikmati cheese baru, bahkan sebelum Aku menemukannya, telah mengarahkan Aku kepadanya
* Semakin cepat Anda melupakan cheese lama, semakin cepat Anda menemukan cheese baru
* Jauh lebih aman mencari cheese baru dibanding tetap bertahan dalam keadaan tanpa cheese
* Keyakinan lama tak akan membawa Anda kepada cheese baru
* Saat Anda sadar bahwa Anda bisa menemukan cheese dan menikmati cheese baru, Anda akan mengubah haluan
* Memperhatikan perubahan-perubahan kecil sejak awal akan membantu Anda menyesuaikan diri terhadap perubahan besar yang akan muncul
* Perubahan selalu terjadi, Mereka terus memindahkan cheese
* Antisipasi perubahan, bersiaplah jika cheese dipindahkan
* Perhatikan perubahan, ciumlah cheese sesering mungkin sehingga tahu kapan mulai membusuk
* Sesuaikan diri dengan cepat. Semakin cepat Anda melupakan cheese lama, semakin cepat Anda menemukan cheese baru

Pelajaran yang baru saja saya dapat dari pelatihan hari ini tentang NLP (Neuro Lingustic Program).
Pada awalnya kata-kata tersebut sangat asing bagi telinga yang baru mendengar pernyataan tersebut. Bahagia adalah sebuah ekpresi atas apa yang kita lihat, dengar dan rasakan baik berdampak langsung maupun tidak langsung.

Namun setelah mendapatkan penjelasan yang intinya adalah rasa syukur kita terhadap sang maha pencipta, akhirnya Saya menerima pernyataan tersbut menjadi sebuah Belif yang mungkin akan tertanan dibenak Saya.

Bahagia tanpa syarat ini harus dimulai dari kita mengawali kegiatan pagi hari yaitu saat bangun pagi. Tersenyum dan ekspresikan rasa bahagia mulai dari bagung tidur dan lihat apa yang terjadi pada diri Anda setelah melakukan sema itu.

Penulis saat ini akan mencoba melakukan hal itu mulai besok pagi dan akan dijadikan suatu Habit dengan harapan akan merubah masa depan.
Disini penulis mengajak yang membaca tulisan ini untuk melakukan hal yang sama dan merasakan hasilnya dalam beberapa hari mendatang

Mari kita renungkan Betapa bodohnya kita menjalani hidup :

  • Jika SMS masuk, kita dengan tergesa membacanya dan kemudian membalas. Tapi kenapa bila waktu sholat tiba,  kita tidak mensegerakan untuk melaksanakannya?
  • Jika pulsa telephone kita habis, dengan susah payah kita bergegas menebus. Tapi  kenapa kita tidak segera menebus dan bertobat terhadap dosa-dosa yang telah kita lakukan?
  • Jika bermacam2 lagu kita selalu hafal dan senandungkan. Tapi kenapa waktu kita makan atau memulai suatu kegiatan “Bismillah” pun lupa kita ucapkan
  • Jika isi ulang pulsa 100 ribu kita sanggup membeli. Tapi  kenapa sadaqah yang mungkin hanya 10 ribu terasa berat untuk mengeluarkannya?

Kita patut bangga sebagai bangsa dan negara Indonesia. ??? Bingung ???
Ingin tahu bagaimana ceritanya, silahkan lihat tulisan berikut dibawah ini.

Suatu pagi di bandar lampung, menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.

Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya melayu, english, (atau singlish?) beliau menceritakan pengalaman2 hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis, spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..

“Your country is so rich!”

Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..

“Indonesia doesnt need d world, but d world need Indonesia”
“Everything can be found here in Indonesia, u dont need d world”
“Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia!”

“Singapore is nothing, we cant be rich without indonesia. 500.000 orang indonesia berlibur ke singapura setiap bulan. bisa terbayang uang yang masuk ke kami? apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun orang2 indonesia, ga peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang indonesia semua yang berobat.”

“Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan indonesia masuk? ya benar2 panik. sangat berasa, we are nothing.”

“Kalian ga tau kan klo agustus kemarin dunia krisis beras. termasuk di singapura dan malaysia? kalian di indonesia dengan mudah dapat beras”

“Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari malaysia. Saya pernah ke kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya sendiri”

“Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo Indonesia? Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut klo kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Beli lah dari petani2 kita sendiri, beli lah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu kalian impor klo bisa produksi sendiri.”

“Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia will rules the world”

Mohon dukungannya untuk melakukan hal berikut :

1. Yang mempunyai deposito bertahanlah dengan deposito anda.
Jangan ambil uang anda dari bank. Jika anda ikut ikutan mencairkan
dana anda maka akan terjadi bank rush, dan krisis keuangan akan
semakin parah.

2. Yang memiliki saham dan turunannya, jangan menjual saham
dan derivasinya. Jika anda ikut ikutan menjual saham dan turunannya,
maka harga saham akan semakin ambruk, dan krisis akan sungguh terjadi
semakin parah

3. Jangan ikut ikutan memborong dolar. Jika anda ikut ikutan
memborong dolar, maka harga dolar akan semakin tinggi dan rupiah
semakin terpuruk. Harga barang impor akan semakin mahal, dan
inflasi dalam negeri akan semakin menggila.

4. Jangan panik. Jika anda tidak panik, maka krisis akan cepat
berlalu. Perekonomian akan cepat pulih. Harga saham akan cepat
rebound. Dolar akan cepat menyesuaikan diri pada kurs yang rasional.

Cadangan devisa kita cukup kuat. Jika anda panik dan ikut ikutan
menarik deposito, menjual saham dan memborong dolar, maka anda ikut
memberikan kontribusi pada semakin dalamnya krisis di Indonesia .
Tetapi tentu ini merupakan pilihan bebas. Tidak ada yang dapat
melarang anda. Hati nurani yang bicara. Pilihan yang sulit bagi
yang berduit tetapi silahkan memilih.

Krisis keuangan global kian menebar ancaman menjadi krisis ekonomi
global yang tidak main-main, bursa saham guncang dan nilai tukar
Rupiah semakin melemah, ini semua menjadi indicator bahwa akan ada
bencana baru yang siap menerkam.

Para kaum Kapitalis yang ingin meraup keuntungan dengan cara cepat
dan menjadi SERAKAH akhirnya menjadi sumber dari segala krisis yang
kita belum tau kapan akan berakhir.

Pertanyaannya adalah apa yang bisa kita lakukan untuk ikut membantu
agar krisis ini tidak menghancurkan sendi-sendi perekonomian Bangsa ini?

Tentu kita tidak ingin ini menjadi periode 10 Tahunan (1998-2008),
mimpi kelam krisis ekonomi 10 tahun lewat tentu tidak ingin kita
munculkan kembali, tapi jika Anda tidak peduli maka bisa saja hal
ini akan terjadi!!!!

Dan jika itu terjadi maka Bangsa ini akan semakin terpuruk, akan
muncul PHK besar-besaran, sector riil yang tidak bergerak, system
perbankan yang sudah tidak dipercaya lagi dan akhirnya
kita kembali ke NOL lagi.

Jika Anda masih mencintai Bangsa ini maka ada banyak hal yang bisa
Anda lakukan, paling tidak MULAILAH DARI DIRI ANDA SENDIRI..!! ,
contoh kecil sbb : Jika Anda seorang awam sebagaimana saya, maka
yang bisa kita lakukan adalah :

Gunakanlah PRODUKSI DALAM NEGERI dalam semua aktivitas hidupmu,dengan
langkah ini akan menyelamtkan Sektor Riil, usaha-usaha kecil akan
berkembang, dan akhirnya kita bisa berdiri tegak dan mengatakan

KITA BISA HIDUP DARI NEGERI KITA SENDIRI.

Langkah kecil lain jangan sok mengkonsumsi produk makanan luar
negeri, jika anda senang makan Durian tidak perlu durian Bangkok
Thailand cukup durian local toh tidak kalah rasanya, jika senang
makan Jagung? Tidak perlulah Jagung Thailand cukup jagung local,
tidak perlu makan-makan di outlet2 dengan brand luar negeri, toh ayam
kampung kita tidak kalah nikmatnya, hal kecil ini kadang tidak kita
sadari tapi ketahuilah EFEK nya sangat luarbiasa, anda bisa bayangkan
jika semua anak bangsa ini berfikiran sama, jika anda konversikan
dengan modal yang beputar maka Anda akan kaget dan heran akan IMPACT
yang sangat luar biasa, yakin dan percayalah dengan cara kecil ini
Krisis ini tidak akan terjadi DISINI di BUMI INDONESIA.

Gunakan angkutan Massal jika itu anda bisa lakukan, itu akan membantu
untuk mengurangi konsumsi energi yang luar biasa yang sebetulnya
tidak perlu, disamping mengurangi polusi, jangan lupa disamping
krisis keuangan yang berpotensi menjadi krisis Ekonomi kita juga
dihadapkan dengan krisis Energy..!! kenyamanan mungkin belum kita
pikirkan sekarang, percayalah bahwa aroma sesaknya penumpang di
Angkot dan bus-bus itu masih menimbulkan secercah harapan bahwa
sector riil kita masih bergerak.

Berbelanjalah di pasar-pasar tradisional, berdayakan warung-warung
kaki lima , percaya atau tidak Ekonomi Kerakyatan terbukti mampu
menyelamatkan perekonomian kita.

Jika Anda seorang pelaku bisnis maka tolong jangan hanya memikirkan
untuk meraup keuntungan pribadi semata-mata hanya dengan memikirkan
Import barang-barang murah yang hanya akan menghancurkan produk dalam
negeri, jangan lari dari tanggung jawab dengan membawa lari modal ke
luar negeri, ingat menjaga, mengusahakan agar Capital Inflow akan
lebih bijkasana dan akan sangat membantu Negeri ini, jangan biarkan
capital outflow terjadi itu sama dengan menghancurkan perekonomian
Rakyat LET’ S SAVE OUR NATION, START FROM YOUR SELF!!!!

Tags:

Marah sesuatu yang sangat kubenci, entah itu datangnya dari diri sendiri atau dari orang lain. Kemarahan hanya menghasilkan energi negatif dimana energi tersebut kembali kepada orang yang marah.

Alkisah seseorang yang marah terhadap orang lain meskipun mereka saling teriak dengan jarak yang sangat dekat bahkan tanpa jarak bila dilihat oleh kasat mata, namun semakin kuat mereka teriak semakin jauh hati mereka. Tetapi dibalik kemarahan tersebut kadang kita tidak sadar bahwa apa yang kita ucapkan adalah segala sesuatu yang mencerminkan siapa diri kita, kata-kata yang terlontar biasanya dari kejujuran yang selama ini tersimpan dan tidak dapat lagi dibendung untuk dimuntahkan seperti air yang mengalir dengan derasnya.
Apa yang menyebabkan orang marah?
Mengapa harus Marah?
Banyak alasan yang bisa menjawab pertanyaan di atas,
stress, kesal, kecewa, capek, jenuh, gagal dan beribu alasan dapat menjawab hal tersebut.
Diam adalah cara jitu menghadapi kemarahan, marah berjamaah tidak akan menyelesaikan masalah lalu menunggu seluruh aura kemarahan mengendap di dasar hati dan berbicara dengan santun meski dengan berbisikpun hati menjadi dekat, nyaman serta aman.
Marah, Diam dua tindakan yang saling mendinginkan
Marah, Diam saling berseberangan
Marah, Diam …………………………

Alkisah sebuah kapal perang dengan peralatan tercanggih didunia sedang mengarungi laut lepas yang pada saat itu gelombangnya sangat besar.

Kapal itu dengan gagahnya mengarungi lautan meski cuaca saat itu tidak menyenangkan karena yakin bahwa kapal tersebut tidak akan tenggelam “unsink” wow….
Dalam perjalan malam yang gelap dilaut lepas tersebut ABK melihat sebuah cahaya kecil didepan jalur yang akan dilaluinya itu. Merasa jalur yang akan dilaluinya dihalangi oleh “sesuatu” tersebut maka buru-buru sang ABK tersebut melaporkannya kepada Kapten Kapal itu. Dengan terburu-buru sang Kapten menuju Ruang pengendalian dan mengambil alat komunikasi agar dapat berbicara dengan lawan.

Berikut pembicaraan sang Kapten dengan Seseorang didepan jalur Kapal sang Kapten
Kapten : Hallo, disini Kapten Kapal dengan lokasi “X” LS “Y” BT
Someone : Diterima, kami pada lokasi “X,001” LS “Y,002” BT
Kapten : Kami harap agar anda dapat menghindari jalur kapal kami.
Someone : Maaf Anda lah yang harus diluar jalur saya.
Merasa tersinggung sang Kapten mulai naik darah
Kapten : Saya adalah seorang Kapten, Anda yang harus menyingkir dari jalur kami
Someone : Saya adalah Mualim II, dan saya peringatkan sekali lagi bahwa Anda harus menyingkir.
Mendengar kata-kata seperti itu sang Kapten tidak dapat lagi menahan amarahnya
Kapten : Saya adalah Kapten Kapal Perang, jika Anda tidak menyingkir, Saya akan menembak dengan Rudal.
Sekarang dengan tenangnya seseorang didepan kapal sang Kapten berkata
Someone : Saya adalah MERCUSUAR

Tanpa pikir panjang sang Kapten segera memerintahkan kepada ABK untuk memutar haluan kapal.

Egois
sebuah sifat yang membuat orang tidak dapat berfikir secara rasional
akankan di sekeliling kita banyak terdapat orang-orang seperti ini
allahu alam


Promo

Free Domain

Visitors

Diakses

  • 2,818 kali