Catatan Kehidupan

He… Di kantor hari pertama setelah libur Lebaran bisa dibilang sepi. Entah memang pada cuti atau nambah libur. Tapi yang jelas Saya ga’ ambil pusing karena dengan begitu beban untuk saling kunjung atau biasa disebut unjung-unjung berkurang. Pasti yang terlambat masuk mengira aku sudah keliling kesemua penjuru kantor, jadi yang baru masuk pasti nantinya “blusukan” cari yang sudah datang duluan.

😀

Mohon maaf lahir batin

Advertisements
Tags:

Lagu yang menyentuh dan mengobarkan semangat cinta tanah air

Marah sesuatu yang sangat kubenci, entah itu datangnya dari diri sendiri atau dari orang lain. Kemarahan hanya menghasilkan energi negatif dimana energi tersebut kembali kepada orang yang marah.

Alkisah seseorang yang marah terhadap orang lain meskipun mereka saling teriak dengan jarak yang sangat dekat bahkan tanpa jarak bila dilihat oleh kasat mata, namun semakin kuat mereka teriak semakin jauh hati mereka. Tetapi dibalik kemarahan tersebut kadang kita tidak sadar bahwa apa yang kita ucapkan adalah segala sesuatu yang mencerminkan siapa diri kita, kata-kata yang terlontar biasanya dari kejujuran yang selama ini tersimpan dan tidak dapat lagi dibendung untuk dimuntahkan seperti air yang mengalir dengan derasnya.
Apa yang menyebabkan orang marah?
Mengapa harus Marah?
Banyak alasan yang bisa menjawab pertanyaan di atas,
stress, kesal, kecewa, capek, jenuh, gagal dan beribu alasan dapat menjawab hal tersebut.
Diam adalah cara jitu menghadapi kemarahan, marah berjamaah tidak akan menyelesaikan masalah lalu menunggu seluruh aura kemarahan mengendap di dasar hati dan berbicara dengan santun meski dengan berbisikpun hati menjadi dekat, nyaman serta aman.
Marah, Diam dua tindakan yang saling mendinginkan
Marah, Diam saling berseberangan
Marah, Diam …………………………

Alkisah sebuah kapal perang dengan peralatan tercanggih didunia sedang mengarungi laut lepas yang pada saat itu gelombangnya sangat besar.

Kapal itu dengan gagahnya mengarungi lautan meski cuaca saat itu tidak menyenangkan karena yakin bahwa kapal tersebut tidak akan tenggelam “unsink” wow….
Dalam perjalan malam yang gelap dilaut lepas tersebut ABK melihat sebuah cahaya kecil didepan jalur yang akan dilaluinya itu. Merasa jalur yang akan dilaluinya dihalangi oleh “sesuatu” tersebut maka buru-buru sang ABK tersebut melaporkannya kepada Kapten Kapal itu. Dengan terburu-buru sang Kapten menuju Ruang pengendalian dan mengambil alat komunikasi agar dapat berbicara dengan lawan.

Berikut pembicaraan sang Kapten dengan Seseorang didepan jalur Kapal sang Kapten
Kapten : Hallo, disini Kapten Kapal dengan lokasi “X” LS “Y” BT
Someone : Diterima, kami pada lokasi “X,001” LS “Y,002” BT
Kapten : Kami harap agar anda dapat menghindari jalur kapal kami.
Someone : Maaf Anda lah yang harus diluar jalur saya.
Merasa tersinggung sang Kapten mulai naik darah
Kapten : Saya adalah seorang Kapten, Anda yang harus menyingkir dari jalur kami
Someone : Saya adalah Mualim II, dan saya peringatkan sekali lagi bahwa Anda harus menyingkir.
Mendengar kata-kata seperti itu sang Kapten tidak dapat lagi menahan amarahnya
Kapten : Saya adalah Kapten Kapal Perang, jika Anda tidak menyingkir, Saya akan menembak dengan Rudal.
Sekarang dengan tenangnya seseorang didepan kapal sang Kapten berkata
Someone : Saya adalah MERCUSUAR

Tanpa pikir panjang sang Kapten segera memerintahkan kepada ABK untuk memutar haluan kapal.

Egois
sebuah sifat yang membuat orang tidak dapat berfikir secara rasional
akankan di sekeliling kita banyak terdapat orang-orang seperti ini
allahu alam

Saya mengajak Anda untuk berbicara tentang apa itu keinginan.

Keinginan adalah sebuah hasrat yang ada pada diri manusia dimana untuk mencapainya kadang manusia melupakan ha yang seharusnya dipenuhi terlebih dahulu yaitu keperluan.
Memang antara keperluan dan keinginan harus dibedakan dan memang beda, keinginan tingkatannya harus lebih rendah dari keperluan, namun kadang manusia lupa dan terlena jikalau keperluan harus didahulukan. Sebuah keinginan agar dapat dipenuhi harus melewati beberapa keperluan terlebih dahulu baru sebuah keinginan secara normally dapat kita wujudkan.

Manusia adalah sebuah sosok yang dipenuhi dengan sifat khilaf alias lupa diri jika sebuah keinginan tiba-tiba melintas dalam pikirannya, untuk mewujudkan sebuah keinginan yang tiba-tiba muncul tersebut biasanya tidak menggunakan rasionya namun emosi sesaat yang muncul. Padahal bila jujur kenginan yang muncul tersebut harusnya dapat diredam jika menerapkan rasio sebelum memutuskan untuk memenuhi keinginannya.

Ya… itulah makhluk Tuhan yang paling hebat sekaligus paling lemah dalam memerangi diri sendiri. Semoga Kita menjadi orang yang bijak dalam memilah antara keinginan dan keperluan.

Selamat memilah

Lebaran tahun ini aku lewatkan bersama keluarga hanya di kota Surabaya, ya…hanya dikota Surabaya. Hasrat untuk rekreasi keluar kota sama sekali tidak ada, entah kenapa, rasanya malas sekali.

Disaat hari H lebaran Saya mengira akan mendapati masjid yang relatif sepi dibanding dengan lebaran-lebaran tahun lalu, namun apa yang Saya pikirkan diluar dugaan. Masjid terbesar di Surabaya yaitu Masjid Al Akbar Surabaya atau biasa disebut Masjid MAS sejak subuh dipenuhi oleh jamaah yang akan melaksanakan sholat Ied berjamaah, bayangkan untuk dapat masuk ke Masjid diperlukan waktu kurang lebih 30 menit, itupun tempat parkir kendaraan yang relatif jauh yaitu sekitar 400 m dari pintu gerbang Masjid, belum lagi menuju dalam masjid yang jaraknya sekitar 300 meter.

Sampai di dalam Masjid, sudah terisi hampir 70% dari area yang dapat dijadikan sebagai lahan sholat. Sholat Ied dimulai pukul 06.00 WIB, setelah sholat seperti biasanya diisi dengan ceramah. Nah, Ceramah yang disampaikan oleh seorang yang bekerja di departemen agama Surabaya (Saya lupa namanya) sungguh sangat membosankan, bayangkan beliau menyampaikan ceramah dari awal sampai akhir tak satu kalipun matanya melihat ke jamaah. Dalam hati Saya berkata “Apabila seluruh Jamaah di masjid ini meninggalkan penceramah, Saya yakin beliau tidak akan sadar jikalau masjid telah sepi”.Tak lama Saya berkata dalam hati seperti ini, baru kai ini Saya melihat banyak sekali orang yang meninggalkan masjid, karena Saya yakin mereka pasti juga akan merasakan hal yang sama dengan Saya, tidak dihormati sebagai jamaah yang tadinya ingin mendengarkan isi dari ceramah, namun karena cara menyampaikannya seperti itu maka akhirnya banyak yang meninggalkan tempat sebelum isi ceramah dibacakan hingga akhir.

He..he… ini cara yang aneh dalam menyampaikan ceramah dihari yang akbar ini. Namun Saya tidak bergeming meski banyak yang meninggalkan tempat untuk menuju ke rumah masing-masing. Tahukah Anda apa yang Saya lakukan untuk mengisi kebosanan mendengarkan ceramah yang dibacakan itu?,ya.. saya mengamati orang-orang yang pulang dan jumlahnya sekitar 20-30% jamaah.

Sungguh suatu kejadian yang tidak diharapkan, Saya berharap di lain waktu kedepan pihak manajemen MAS dapat secara selktif memilih penceramah yang berkualitas dan menguasai materi.

Kasih anak sepanjang jalan, kasih orangtua sepanjang masa.
Ungkapan tersebut sangatlah tepat bagi mereka yang pernah atau mempunyai anak/buah hati. Tidak peduli sikaya maupun simiskin, anak adalah harta yang tak tergantikan.
Apakah ada Orang Tua yang tega melihat anak-anaknya menderita?
Semua orang akan memimpikan anak/buah hati mereka menjadi lebih baik dari pada orang tuanya. Orang tua akan sangat bangga bila melihat anak-anak mereka sukses dan dapat hidup mandiri.

Sebuah kisah yang sangat mengharukan baru saja Saya lihat di sebuah televisi swasta Indonesia, bagaimana perjuangan Orang tua yang mencari anaknya yang hilang dan ternyata diculik oeh kawanan penjahat lalu kemudian dijadikan pengamen jalanan. Selama empat bulan lebih anak itu menghilang meskipun akhirnya dapat ditemukan dalam keadaan selamat oleh Orang tua dan tim yang disebut Termehek-mehek. Sebuah perjuangan yang sangat amat mengharukan, drama betapa besarnya kasih sayang orang tua terhadap buah hatinya.

Dalam blog ini saya sangat appreciate terhadap tim termehek-mehek dalam mempertemukan antara Orang tua dan Anaknya, sungguh sebuah pengorbanan yang tulus dari orang-orang yang peduli terhadap sesama. Saya yakin masih banyak orang baik di negeri ini yang peduli terhadap sesama.

Promo

Free Domain

Visitors

Diakses

  • 2,823 kali
Advertisements